LEZATNYA Usaha Rumahan Jualan Makanan Beku

LEZATNYA Usaha Rumahan Jualan Makanan Beku

Peluang Usaha Rumahan
usaha rumahan makanan beku

Siapa yang tidak suka makan ? apalagi kalau makan makanan ringan , pastinya tidak ada yang mau ketinggalan . Berbicara mengenai makanan memang tak akan ada habisnya , terlebih lagi berbagai olahan makanan dewasa ini mulai beragam . Salah satu contoh makanan olahan yang sedang booming saat ini ialah frozen food alias makanan beku . Makanan beku ialah makanan yang dibekukan yang bertujuan agar makanan tersebut awet dan tahan lama tanpa menggunakan bahan pengawet tambahan (dikutip dari wikipedia.co.id) . Berbagai macam produk makanan bisa dijadikan frozen food , salah satu contohnya adalah olahan daging .

Sejarah mencatat bahwa orang yang pertama kali memperkenalkan frozen food ialah Clarence Birdseye pada tahun 1929 dengan memperkenalkan cara mengawetkan makanan secara cepat kepada masyarakat . Kemudian berangsur-angsur terjadi inovasi baru seperti yang kita lihat saat ini . Salah satu contoh perusahaan makanan olahan beku di Indonesia yakni Fiesta yang memperkenalkan berbagai macam produk olahan  beku seperti nugget , sosis , kentang goreng , bakso , siomay dan lain-lain . Makanan ini sangat digemari anak-anak karena kaya akan protein hewani sehingga membantu proses pertumbuhan anak .

baca juga : bisnis gorengan

Selain karena lezat rasanya dan juga mudah didapatkan , makanan olahan ini cukup praktis dimasak , bahkan orang yang tidak punya keahlian memasak pun bisa mendapatkan makanan yang super enak dengan biaya terjangkau , apalagi jika anda seorang karyawan atau mahasiswa yang mempunyai kesibukan ekstra tentu akan memilih makanan yang cepat saji namun tetap memberikan sensasi kenyang , daripada membeli mi instan yang terkadang rasanya semua merk hampir sama hanya berbeda di harga dan kemasan . Cukup bermodal nasi putih dan beberapa nugget yang enak pasti sangat lezat dimakan .

Dengan menilik berbagai alasan lezatnya frozen food yang saya sebutkan diatas , kenapa kita tidak mencoba peluang usaha rumahan makanan beku ini ? ada berbagai cara untuk menggelutinya , salah satunya adalah dengan cara menjual .  Sebelum melangkah kesana , ada baiknya kita memperhatikan beberapa faktor pendukung untuk menunjang bisnis ini , diantaranya :

1.    Punya tempat

Harus punya tempat itu jelas , namanya juga usaha rumahan pasti tempatnya tidak terlalu muluk-muluk besar seperti perkantoran . Gunakanlah garasi rumah anda untuk menaruh berbagai macam peralatan penunjang seperti freezer , kompor gas , peralatan memasak , macam-macam piring atau mangkok . Tidak punya tempat ? gunakan ruang tamu saja . Intinya adalah ada tempat yang memungkinkan anda untuk berjualan atau berproduksi .

2.    Memiliki Freezer atau kulkas

Makanan beku sangat sensitif terhadap kenaikan suhu , oleh karena itu penting sekali menyimpan makanan beku pada suhu kulkas -18 derajat celcius . Jangan sampai produk ini berada di suhu kamar dalam waktu lama karena selain bakteri yang akan masuk juga rasanya nanti tidak akan enak saat digoreng atau dimasak . Untuk mendapatkan kulkas yang bagus tidak perlu merogoh kocek dalam – dalam , buat anggaran saja minimal dengan budget 2jt – an sudah bisa mendapatkan kulkas yang bagus .

3.    Alat-alat penggorengan

Ini diperlukan apabila anda menginginkan berjualan frozen food , penggorengan merupakan alat vital juga karena anak-anak atau orang dewasa lebih suka makanan beku yang digoreng , selain rasanya enak dan gurih cara penyajiannya juga lebih cepat ketimbang dibakar atau dipanggang bahkan direbus .

Itulah faktor – faktor pendukung untuk menunjang anda dalam berjualan makanan beku dirumah , usaha rumahan jualan makanan beku ini termasuk kedalam salah satu peluang usaha dengan modal kecil yang bisa anda coba , besar kecil modalnya tergantung seberapa penilaian yang anda berikan . Tapi perlu anda ingat bahwa , bisnis modal kecil seperti ini biasanya akan berjalan dengan baik apabila anda tekun bahkan tak jarang bisa memberikan anda diversifikasi bisni lain yang tak pernah anda sadari sebelumnya .